Total Tayangan Laman

Jumat, 31 Januari 2014

Bukan karena aku, tapi karena Engkau!

"Jika kalian melakukan karena hanya untuk mendapatkan uang ...ratus ribu (nggak enak nyebutnya. Namanya juga gaji kan privasi, hehe) per harinya ya cuman itu yang kalian dapet." Lalu beliau menceritakan kisah yang dituturkan tokoh sufi bernama Rumi. Rumi adalah tokoh sufi, tapi dosenku ini bukan muslim lho. Hanya saja beliau suka membaca karya-karya beliau.

Cerita tersebut beliau sampaikan ketika kami dua belas mahasiswa akan memulai proyek kerjasama antara fakultas dengan sebuah perusahaan. Pekerjaan kami mudah saja sebenarnya. Hanya saja medannya memang menantang. pantas saja beliau memberikan kami "pancaran". Beginilah kira-kira yang beliau sampaikan. Suatu ketika tokoh Aku datang untuk masuk ke suatu rumah. Aku mengetuk pintu rumah. "Siapa?" kata seseorang dari dalam rumah. Aku menjawab, "aku". Tapi anehnya pintu tak dibuka. Hingga tiga kali terjadi hal yang sama. Akhirnya, tokoh Aku mengetuk pintu lagi dan seseorang didalam menjawab lagi, "siapa?". Barulah tokoh Aku menjawab "Engkau!"

Sanjange pak dosen, beliau lama merenungi kisah tersebut. Tapi tak paham juga dengan maksud dari kisah Rumi tersebut. Barulah ketika anak beliau lahir, beliau seperti tersentak.

Ketika beliau masih bujang hidupnya biasa-biasa saja. Tapi ketika beliau menikah lalu memilki anak, kerja keras beliau ternyata meningkat. Maksutnya dalam hal menjemput rejeki. Seakan ada energi besar yang tiba-tiba ada dalam diri beliau. Bagaimana beliau bekerja keras untuk menafkahi istri dan anaknya. Padahal saat itu keadaan ekonomi fakultas sangat miskin.

Hikmah dari kejadian beliau dipadukan dengan kisah yang dituturkan Rumi, bahwa jika kita bekerja untuk diri sendiri, maka energi yang ada pada kitapun sebesar diri sendiri. Tapi kalau kita bekerja untuk keluarga kita, maka semakin besar energi yang mengalir pada kita. Lanjut pesan beliau kepada kita adalah, maka kalau kalian berfikir mengerjakan ini hanya untuk mendapatkan uang segitu, maka akan sedikit energi yang akan kalian dapatkan. Fikirkanlah, betapa hal kecil yang kalian lakukan ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat! maka energi yang akan kalian dapatkan sangatlah besar. Lalu bisakah kalian bayangkan energi sebesar apa jika yang kalian lakukan adalah untuk Tuhan???

1 komentar: