Total Tayangan Laman

Jumat, 18 Juli 2014

Tamu dari Perancis

Beberapa hari yang lalu saya diajak teman untuk menemaninya menjadi guide. Ceritanya, temennya dari Perancis lagi traveling ke Indonesia. Dengan senang hati saya meng-iya-kan. Secara, saya emang paling suka traveling, terus dapat teman baru dari luar negeri. Lumayan lah, kali aja bisa traveling ke Perancis suatu saat. Amiin

Salah satu hal yang ngebuat saya jleb-jleb pada pengalaman tersebut adalah, saya belum kemana-mana. Saya manusia yang berkewarganegaraan Indoneisa, Berbahasa Indonesia, dan bertanah air Indonesia belum keliling Indonesia. Duh... malu sendiri. Untung nih ya waktu menemani mereka mahasiswa Perancis itu saya sudah pernah ke tempat yang mereka akan tuju di Yogyakarta.

Bagi saya, traveling itu bukan hanya untuk seneng-seneng meskipun seneng-seneng ada di dalamnya. Lebih penting dari itu, traveling mengajarkan saya untuk lebih bisa memaknai hidup. Jangan-jangan akhir-akhir ini hidup saya jadi kurang bermakna karena kurang traveling. Haha. Ah lanjut lagi, dengan traveling saya mengetahui bahwa manusia itu beragam dengan sifatnya, budayanya yang macem-macem. Maka itu saya mendefinisikan traveling bukan sekedar jalan ke tempat wisata, tapi mengunjungi sahabat di kota lain, itu juga bagian dari traveling.

Traveling juga membuat saya lebih sensitif dengan keadaan sekitar. Beda lho rasanya tahu budaya orang lain dari membaca dengan merasakannya sendiri. Ini melatih saya untuk lebih bisa menjadi lebih open mind. Kuncinya, semakin banyak mengenal macam-macam orang, maka insyaallah jiwa semakin lapang.

Semoga dalam waktu dekat ini diberikan kesempatan Allah untuk menjelajah Indonesia lalu ke luar negeri. Pengen banget diving di Bunaken, naik kuda di Lombok, menjelajahi perusahaan kehutanan di Kalimantan, surfing di pantai Losari dan bercengkrama dengan orang-orang Medan, Lampung Raja Ampat, Maluku di rumah-rumah mereka. Sederhana tapi itu mengagumkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar